45 ~ Bukan Kabar Baik

1392 Kata

❤●♥●♥●❤ Pagi itu sudah hampir menunjukkan pukul delapan lebih empat puluh menit. Namun hujan deras masih setia mengguyur kota Malang, semakin membuat beku suasana kota dingin itu. Aruna yang masih bermalas-malasan didalam selimut tebalnya dikejutkan dengan getaran dari ponsel yang tergeletak asal tak jauh dari nakas sebelah tempat tidurnya. Begitu ia terduduk, senyum terbit dari bibir tipisnya begitu melihat nama sang kekasih dilayar gawainya. Panggilan video dipagi hari, hal selalu Gege lakukan sejak dua minggu kepulangannya ke Malang. "Haii...sayang nya Abang" sapa Gege dengan senyuman khasnya "Haii... Abang sayangnya aku. Taragak bana samo (kangen banget) abang" jawab Aruna masih dengan suara khas bangun tidur. "Kangen terus sih, baru semalem ditelpon juga kan" "Pengennya ketemu l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN