❤●♥●♥●❤ Hari Sabtu yang begitu Aruna hindari itu akhirnya tiba. Entahlah...kemana larinya waktu, hingga tau-tau kini ia sudah duduk tak tenang dikamarnya yang hanya ditemani Ical sang sepupu. Wajah manisnya baru saja dipoles make up oleh salah satu perias kenalan sang ibu. "Emang kamu punya rencana apa hah?" tanya Ical setengah berbisik. Pria dengan wajah mulus itu memaku pandangannya pada Aruna yang gelisah hingga tanpa sadar jemarinya meremas kuat ujung blouse yang ia kenakan. "Itu..." Aruna menggigit bibir bawahnya. Tak tau harus menjawab pertanyaan sepupunya itu dengan cara apa. "Mau main kabur-kaburan? ngambek seharian? mengurung diri ? atau lompat dari balkon?" Ical mengendikkan dagu ke arah balkon disebelah kanannya. "Pilihan terakhir aja gimana?" jawab Aruna cepat. "Gila kamu

