❤●♥●♥●❤ Untuk beberapa saat keduanya saling tatap dalam diam. Mencoba memahami takdir macam apa yang kini mempermainkan mereka. "Ba.. bang" lirih Aruna masih mematung diujung tangga. Ical yang semua berdiri didepannya entah sudah hilang kemana. Aruna sama sekali tak menyadari kepergian pria itu. Gege yang juga masih berdiri kaku ditempatnya hanya melayangkan senyum getir. Tatapannya yang masih penuh rindu tak beralih sedikitpun dari sosok Aruna. Hingga detik berikutnya Aruna berjalan cepat dan menubrukkan badannya tepat didada bidang Gege. Gadis itu menumpahkan rindu dan menangis pilu disana. Bahkan tak ia hiraukan lagi tatapan penuh tanya dari kedua orangtuanya yang duduk tak jauh dari mereka. Kedua tangan Gege menggantung di udara. Merasa kikuk dan salah tingkah dengan posisinya saat

