Alea masih berdiri di dekat pintu. Sementara Gavin mengunci pintunya. Dia kemudian berjalan ke sofa yang ada di kamar tersebut. Di samping sofa itu ada televisi besar, karena memang kamar tersebut termasuk kamar VIP. "Kenapa kau hanya berdiri di sana? Duduklah jika kau memang benar istriku," ucap Gavin seolah masih ragu dengan kehadiran Alea sebagai istrinya. Jika benar dirinya adalah pewaris tunggal. Pasti banyak wanita yang menginginkannya. "Apa kau ragu dengan aku sebagai istrimu?" tanya Alea yang memang sudah menduga kejadian tersebut akan dialami. "Entahlah, aku tak ingat dengan apa yang terjadi denganku beberapa waktu yang lalu. Mungkin hanya tersisa ingatan masa kecilku dan beberapa bayangan orang yang dekat denganku," tutur Gavin yang menjelaskan kondisinya saat ini. Al

