Jantung lelaki tampan itu seakan tidak mau berdetak dengan normal kembali. Degup yang semakin lama semakin terasa kencang seolah-olah ingin lompat dari tempatnya. Karena tidak ingin berdiam diri dengan rasa ketakutan yang semakin menjadi-jadi, membuat Ibra bergegas keluar dari kamarnya. Lelaki bermata elang itu berniat ingin pergi ke kantor polisi untuk mencari tahu identitas korban yang membuat tubuhnya terasa panas dingin. Dengan berlari Ibra menuruni anak tangga. Lelaki itu lantas menyambar kunci mobil yang ada di laci penyimpanan khusus untuk kunci kendaraan. Para pegawai yang melihat majikannya berlari keluar rumah dengan masih mengenakan pakaian kerjanya, hanya bisa menatapnya dengan tatapan keheranan. Tampak lelaki itu masih mengenakan kemeja warna putih tulang dengan lengan yang

