CHAPTER LIMA PULUH TIGA

2162 Kata

            “Kamu nggak kerja?” tanya Indah saat melihat Malik masuk ke dalam dapur dan duduk di salah satu kursi kosong di depan meja makan. Indah menatap bingung Malik yang memakai celana pendek warna abu- abu dengan sepotong kaos warna hitam. Style yang tidak akan laki- laki itu gunakan untuk ke kantor. Ia tidak mungkin salah, ini masih hari kerja.             “Ke kantor kok, Bu. Tapi nanti paling agak siangan.” Kata Malik. Ia menyesap teh manis buatan ibunya di meja makan. Malik menatap baskom yang ada di atas meja, yang ditutupi oleh sebuah kain warna putih. Ibunya sedang berdiri membelakanginya menghadap kompor.             “Ibu mau buat donat.” Kata wanita itu saat melihat Malik membuka kain yang menutupi baskom abu- abu itu. “nanti kamu bawa ke kantor, ya. Bagi sama karyawan- k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN