Hari yang ditunggu-tunggu Lorry sejak minggu lalu telah tiba. Ia mengamati pantulan dirinya di cermin full body dan tersenyum kecil. Kaos hitam polos dengan luaran kemeja motif kotak-kotak oversize menjadi atasannya. Sedangkan untuk bawahan, ia memakai celana longgar berbahan jeans. Kakinya terbungkus sepatu putih dan sebagai tempat menyimpan ponsel serta barang mini lainnya, sling bag hitam tergantung di bahunya. Rambutnya diurai begitu saja. Lorry tersenyum puas melihat style-nya hari ini. Semua pakaian yang ia pakai ini dibelikan oleh ibunya yang baru saja pulang bersama ayahnya tadi malam. “Lorry, ayo turun! Temen kamu udah datang!” teriak Letha, ibunya dari lantai satu. Lorry menahan tawanya. Lorry hanya bilang akan keluar jalan-jalan hari ini. Ia lupa, orang tuanya belum tahu ba

