37

999 Kata

"Ke florist?" Rivan mengernyitkan dahinya. Ketika jalanan yang tadi di arahkan oleh Sandra, ternyata adalah jalan menuju toko bunga. "Emang kenapa?" Tanya Sandra pada Rivan. "Lo nggak mau nganterin gue?" Tambah Sandra sembari merapikan rambutnya yang berantakan. "Mau kok. Lo mau beli bunga buat siapa?" Tanya Rivan. "Buat... nanti, deh. Gue ceritain" jawab Sandra. "Ok. Ayo, masuk" Rivan menarik tangan Sandra pelan. Tangan Sandra mengambil beberapa tangkai bunga mawar putih yang masih segar. "Mbak, tolong buatin ini ya, satu bucket." Sandra menyerahkan beberapa mawar putih tadi kepada pegawai toko. Mata Sandra menyisir sekeliling toko bunga. Pandangannya terkunci pada Rivan yang kini tengah berjalan menuju tempatnya. Sandra langsung mengalihkan pandangannya le arah lain. Bisa gawat k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN