Rivan menatap layar ponselnya, menunggu balasan dari Sandra yang tidak kunjung datang. Padahal ia mengirimkan pesan dari setengah jam yang lalu, tapi gadis cantik yang tengah ia rindukan dan sekarang telah menjadi pacarnya itu entah mengapa belum membalas pesannya. Ting! Suara nyaring dari ponselnya membangunkan Rivan secepat kilat yang saat itu pada posisi terlentang menjadi tengkurap sambil membuka ponselnya. Sandra ? : ada apa? Kangen yaa ? Rivan mengernyit, tapi sedetik kemudian dia tertawa dan terus memandangi pesan tersebut. Lalu segera mengetikkan balasan. Rivando : g Sandra ? : yaaaaahh ? Rivando : ya kangenlaahh, Rivando : kebiasaan pesannya banyak emot Sandra ? : gapapa itu kan bentuk ekspresi aku, emang kamu lempeng. Rivando : iyakah? Sebahagia kamu aja Rivando : ak

