Sandra mengulangi hal yang pernah terjadi waktu lalu, di mana dia membawa satu botol air mineral di pinggir lapangan. Dilihatnya Rivan yang tengah mengusap peluh sambil berjalan keluar lapangan. Sandra mendekat, berlarian kecil agar cepat sampai pada objek yang di tujunya. Namun, seseorang mendahuluinya. Karin, adik kelasnya angkatan kelas sebelas yang Sandra ketahui murid populer di kalangan kelas sebelas. Sandra meneliti cewek itu dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan Sandra yakin, kepopuleran cewek itu bukan karena otak dan keahliannya, tapi karena body badannya yang persis gitar Spanyol. Diperjelas lagi dengan seragam yang hampir press body. Dilihatnya cewek itu menyerahkan botol mineral ke arah Rivan, dengan senyum manis dibuat-buat yang membuat Sandra ingin muntah. Apalagi tingk

