17

1491 Kata

Hari Senin yang biasanya hari suram bagi Sandra kini jadi lebih menyenangkan baginya, tidak ada lekukan di wajahnya, hanya da hanya senyum berseri yang semakin mempercantik wajah ayunya. Hari ini dia sengaja berangkat awal-awal, mengirimkan pesan kepada Rivan bahwa dia akan berangkat sendiri, kalau tidak begitu, bisa mati dijalan dia karena boncengan dengan Rivan. "Woyy." Seseorang mengagetkanya. Dila nampak tersenyum senang mendapati Sandra yang berjengit kaget. "Apaan sih, Kalo gue jantungan gimana?!" Kesal Sandra. "Ya udah sih, masuk kelas yuk. Tumbenan kita barengan." Dila kembali tersenyum menampakkan deretan gigi putihnya, semakin manis dengan t**i lalat di dekat bibirnya. Tiba-tiba seseorang merangkul cewek itu dari belakang, Satria nampak tersenyum lebih lebar. "Bukanya masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN