"Nggak mau turun?" Elang menoleh pada Sandra yang masih duduk di tempatnya. "Ini deh, seatbelt nya nyangkut." Elang mencondongkan badannya ke depan berniat ingin mengecek, tapi tangan Sandra keburu menahan dadanya. "Eiits!!!" "Sorry." Elang lalu memundurkan badannya kembali me belakang. "Nih udah. Yuk turun." Ajak Sandra kemudian ia membuka pintu mobil dan melenggang meninggalkan Elang yang masih berada di dalam mobil. "Main pergi sendiri aja." Elang menyusul Sandra agak langkah mereka sejajar. "Eh, astaga El ini beneran?! rumah pohonnya masih sama kayak yang dulu!!" Sandra berteriak, sedikit speechless dengan aoabyang dilihatnya saat ini. "Nggak mau naik?" Tanya Elang "Maulah." "Duluan." Elang mempersilahkan Sandra untuk naik lebih dulu, lalu Sandra mengangguk dan memberikan

