"Gila kepala gue." Dila menyandarkan kepalanya pada bahu Sandra yang sedang mengusap kepala Dila dengan pelan. "Mau pecah rasanya." Ucap Dila setengah berteriak. "Heh!" Ucapan Sandra membuat Dila terdiam, tapi kemudian membuat keduanya tertawa saat Sandra menambahkan. "Sama gue juga." "Bisa-bisanya si Maliki ngasih resume dadakan kayak begitu, barengan sama PPKn lagi." Yah, memang setelah mata pelajaran pertama yaitu PPKn selesai, kelas Sandra di isi dengan mapel Fisika, yang tiba-tiba saja setelah gurunya Fisika alias Pak malik menjelaskan materi sudah sampai finish kemudian memberi soal sejumlah delapan butir di papan tulis. Saat ada beberapa yang protes malah di semprot. "Resume ini untuk latihan lho, kalau nggak ada resume kalian mungkin juga nggak akan pernah mau ngerjain soa

