Sandra tersenyum riang setelah menghabiskan hampir setengah hari waktunya dengan Rivan, ia membuka gerbang rumahnya dengan hati-hati dan akan melangkah masuk, namun suara dari Elang menginterupsinya. "San." Sandra menoleh dan tersenyum. "Dari mana?" Tanya Elang. Sandra tersenyum canggung dan tidak langsung menjawab. "Itu, anu tadi habis keluar sama temen." Jawab Sandra beralasan. "Oh, temen." Elang tersenyum kecut. "Ada apa?" Tanya Sandra pada Elang "Apanya?" "Tadi ada apa manggil aku?" "Pengen aja." Sandra menaikkan sebelah alisnya, iya nggak masalah sih mau manggil dengan alasan pengen aja, tapi tetap saja aneh. Biasanya orang memanggil mesti ada sebabnya. "Ya udah aku masuk dulu kalo gitu." "Iya." Setelah Sandra masuk ke dalam rumahnya dan menutup pintu gerbang Elang ta

