Sampingan-3

1398 Kata

Malam semakin larut. Suara jangkrik dan hewan malam semakin menyemarakkan suasana mala mini. Bahkan sisa bau hujan masih terasa. Dingin menusuk kulit. Tetes air sisa hujan menempel di daun dan ranting. Basah jalanan juga masih terlihat. Genangannya pun menutupi aspal. Bulan belum nampak meski awan mendung sedikit menyingkir. Bintang terlihat meski tidak sebanyak biasanya, mungkin masih tertutup awan. Mario tengah duduk di beranda kamarnya. Berselimut dan ditemani secangkir coklat panas. Netranya memandang jauh ke depan. Ia sedang memikirkan sesuatu. Kejadian kemarin saat ia harus berjuang untuk menemui gadis yang sudah mencuri perhatiannya sejak awal bertemu. Helaan napas pelan terdengar darinya. Coklat dalam cangkirnya sudah mulai mendingin terkena hawa dingin malam ini. “Banyak sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN