Pelet, part 25

1052 Kata

Berawal dari sakit hati dan kecewa, Sulis tak lagi menghubungi Udin. “Oke kalau kamu menganggapku w************n, Mas. Kita liat saja siapa yang akan lebih dulu chat.” Seminggu. Dua Minggu. Satu bulan. Sulis masih berusaha keras untuk menahan diri. Di titik ini, Sulis benar-benar percaya kalau di mata Udin, Sulis hanyalah salah satu mainannya saja. Sulis bukan wanita yang penting bagi Udin. Buktinya, sudah sebulan Udin sama sekali tak berusaha untuk menghubungi Sulis. Emosi Sulis makin tak menentu dari hari ke hari. Dia mulai uring-uringan tanpa sebab. Senyuman tak pernah tersungging di bibirnya. Tiara yang tak salah apa-apa terkadang juga menjadi sasaran kekesalan Sulis. Sejak dua minggu lalu, Sulis sudah tak hidup bersama Amran lagi. Dia tinggal di rumah yang berada di sebelah tok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN