#Bab 18 + Hari ke-15 Samar suara adzan shubuh menggema nyaring, membangunkan ku dari lelapnya tidur. Jam menunjukkan pukul empat lebih tiga puluh menit dini hari, ayam berkokok sahut-sahutan. Tanganku mengucek mata, lalu menggeliat, badan ini benar-benar fresh pagi ini. Kutinggalkan ranjang, lalu beranjak ke kamar mandi, kulihat Limah sudah memakai mukena putihnya, begitupun dengan Jingga. Mukena dengan motif kartun LOL terpasang menggemaskan di tubuh mungilnya. Mereka sudah bersiap sedari pagi, aku jadi malu sendiri karena bangun paling akhir. "Hehe, udah pada bangun?" tanyaku cengengesan. Aku melewati mereka lalu meneruskan langkah menuju kamar mandi. Kubasuh 4 anggota wajib untuk berwudhu, wajah, kedua tangan sampai sikut, kepala lalu kedua kaki. Tak lupa gerakan sunnahpun aku lak

