bc

Beri aku waktu 40 hari, Mas!

book_age16+
1.3K
IKUTI
6.9K
BACA
inspirational
like
intro-logo
Uraian

Bukankah setiap orang ingin hidup dengan orang yang dia cintai? Lalu bagaimana jika takdir memaksa kita hidup dengan orang yang tidak dicintai? Diteruskan kah? Atau diakhiri saja?

Beri aku waktu 40 hari, Mas!

"Dik, aku ingin kita berpisah." Kutatap netranya yang polos, perlahan mengembun dan memerah.

"Kenapa, Mas? Apa aku sudah membuat kesalahan yang fatal?" Dia menunduk menyembunyikan air matanya yang susah payah ia tahan.

"Kau adalah perempuan yang sangat baik dan sempurna."

"Jika aku baik kenapa kau ingin berpisah denganku?" Dia memotong ucapanku, seketika Limah menggebrak meja cukup keras. Sungguh baru kali ini dia semarah ini. Lima tahun hidup dengannya, dia tidak pernah berperangai kasar sedikitpun.

"Karena aku tak pernah mencintaimu." Kata itu meluncur bebas dari mulutku. Entah mengapa setelah mengucapkannya aku merasa dadaku ikut merasakan sakit.

"Tidak cinta? Setelah lima tahun kita merajut bahtera rumah tangga, kau bilang tidak cinta? Apa kau tidak melihat putri kita yang cantik sedang tertidur pulas, Mas? Apa kau juga tidak lihat, anakmu yang kedua sebentar lagi akan lahir? Bahkan kehidupan kita yang selalu harmonis dan berjalan semestinya. Dan sekarang kau bilang tak cinta?" Seketika dia tertawa, tatapannya nyalang, seperti ingin menerkamku hidup-hidup.

chap-preview
Pratinjau gratis
Part 1
Beri aku waktu 40 hari, Mas! "Dik, aku ingin kita berpisah" Kutatap netranya yang polos, perlahan mengembun dan memerah. "Kenapa, Mas? Apa aku sudah membuat kesalahan yang fatal?" Dia menunduk menyembunyikan air matanya yang susah payah ia tahan. "Kau adalah perempuan yang sangat baik dan sempurna," "Jika aku baik kenapa kau ingin berpisah denganku?" Dia memotong ucapanku, seketika Limah menggebrak meja cukup keras. Sungguh baru kali ini dia semarah ini. Lima tahun hidup dengannya, dia tidak pernah berperangai kasar sedikitpun. "Karena aku tak pernah mencintaimu" Kata itu meluncur bebas dari mulutku. Entah mengapa setelah mengucapkannya aku merasa dadaku ikut merasakan sakit. "Tidak cinta? Setelah lima tahun kita merajut bahtera rumah tangga, kau bilang tidak cinta? Apa kau tidak melihat putri kita yang cantik sedang tertidur pulas, Mas? Apa kau juga tidak lihat, anakmu yang kedua sebentar lagi akan lahir? Bahkan kehidupan kita yang selalu harmonis dan berjalan semestinya. Dan sekarang kau bilang tak cinta?" Seketika dia tertawa, tatapannya nyalang, seperti ingin menerkamku hidup-hidup. Dia mengusap air matanya kasar, lalu berlalu pergi meninggalkanku. Halimah adalah perempuan cantik, yang dijodohkan ayahku lima tahun yang lalu. Dia juga baik, Sholehah dan penurut. Namun entah kenapa, entah syetan apa yang menjadikanku tak bisa mencintainya. Semua terasa hambar. Aku ingin merasakan apa yang dirasakan orang lain. Hati yang berdebar setiap kali berjumpa dengan kekasihnya, rasa rindu yang teramat ketika jauh, perasaan senang yang membuat melayang, dan perasaan cinta yang tidak bisa dideskripsikan. Dan sayangnya, aku tidak merasakan itu ketika dekat dengan Halimah istriku. Apa aku salah ingin hidup bahagia? Ku hirup aroma kopi dalam-dalam, merasakan rasa yang pas dari setiap racikannya. Ah, Limahku tak pernah gagal memanjakan lidahku. Andai saja dia bisa membahagiakan hatiku. Andai. *** Limah tak menyadari kedatanganku di kamar. Kulihat bahunya berguncang, isakannya yang pelan membuatku mematung pilu di belakangnya. "Limah...." Kupegang bahunya lembut, turut merasakan suasana hatinya yang terluka. "Apa ada perempuan lain yang sudah membuatmu jatuh cinta, Mas?" Tanyanya tiba-tiba. "Ya" Sedikit ragu, akhirnya kuakui juga. Aku sudah mencintai perempuan lain. Perempuan yang membuatku berdegup kencang setiap kali didekatnya, perempuan yang membuatku rindu tak tertahan ketika terpisah jarak, dan ia yang membuatku gila dan sering senyum-senyum sendiri. Manis bukan cinta? "Lalu apa rencanamu jika kita bercerai?" "Aku akan menikahinya. Namun aku akan tetap menafkahimu dan juga anak-anak kita." Ucapku pongah. Rasanya aku seperti seorang pahlawan yang paling bertanggung jawab terhadap dua wanita. "Tidurlah, Mas! Sudah malam. Esok kita pikirkan lagi." dia tidur memunggungi ku. *** "Makan, Mas!" Istriku sibuk menata makanan di meja. Sambal goreng kentang plus hati, juga kerupuk udang terlihat begitu menggiurkan. Juga tak lupa sayur Sop, untuk makanan Jingga, putri kecil kami. "Makan yang banyak ya, Sayang" Limah memasukan nasi dan sop ke piring jingga yang berbentuk nanas. "Wah, enak sekali sepertinya. Hari ini kamu masak banyak?" Aku segera menarik kursi, dengan cekatan Limah mengisi piringku dengan masakannya. "Hum.. Enak sekali ini" Dengan lahapnya aku memasukan suapan nasi dan temannya ke mulut. "Aku akan memasak makanan yang enak-enak untukmu, Mas. Anggap saja terakhiran aku menjadi istrimu" "Uhuk..uhuk," Aku langsung tersedak mendengar ucapannya. "Jingga sayang, makannya di ruang Tivi dulu ya, kan ada film kartun kesukaan Jingga" "Oh iya Bunda, Jingga lupa. Holeeee liat film kaltun" Jingga mengekor Limah menuju ruang Tivi, lalu asyik menghabiskan makanannya di sana. "Mas, setelah aku pikirkan kembali..." Ucapnya tertahan. "Bagaimana keputusanmu, Limah?" Aku menunggunya tak sabar. "Aku setuju kita berpisah, namun dengan syarat," Jujur aku sangat merasa senang mendengarnya, namun entah di dalam sini seperti ada yang tergores sembilu. "Apapun syaratnya akan aku penuhi." "Beri aku waktu selama 40 hari, Mas. Setidaknya sampai anak kita terlahir ke dunia. Aku ingin dia terlahir memiliki seorang ayah. Dan juga, jangan hubungi perempuan itu selama 40 hari itu. Anggap saja sebagai bentuk kesetiaan terakhirmu kepadaku. Setelah itu, kita akan bercerai, dan kau boleh menikahinya." "Syarat yang mudah. Aku menyetujuinya. Aku gak akan hubungi, dan bertemu dia selama 40 hari ke depan." "Terima kasih, Mas"

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
60.4K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook