"Jangan gila, Tom!" ucap seorang barista saat Thomas memilih shooters berisi rum dengan ABV lebih dari 40 persen. "Santai aja. I just wanna have some fun." Barista muda itu mengumpat beberapa kali, tapi dia tetap meramu beberapa sloki minuman dan segelas cocktail. "Aku nggak kenal deket sama Dokter Feyra, tapi aku tau kalo dia nggak pernah minum," lanjut si barista. "Relax. It'll be okay. Ntar aku bawa sendiri minumannya," balas Thomas dengan santainya. Berada di sisi meja yang berbeda, Snow masih sibuk berbicara dengan pelayan bar yang kebetulan adalah teman satu negara. Perbincangan mereka sepertinya terlalu seru. Sampai-sampai Snow tidak memerhatikan saat berkali-kali Feyra melambaikan tangan. "Sucks!" desis Feyra pelan. Kalaupun Feyra memekik memanggil nama Snow, dia tidak yakin

