37. Pertemuan di Bar

1635 Kata

Feyra gagal terlelap malam ini. Namun, jika tidak tidur, mau apa lagi? Beberapa buku sudah dia baca hingga bosan, tayangan film gagal menarik perhatian, dan malam ini sepertinya Rich tidak akan datang. Beberapa hari belakangan, Rich berucap bahwa dia tidak bisa setiap hari menemui Feyra. Katanya, banyak pekerjaan yang tidak bisa dia tinggalkan. Mereka hanya bisa saling melepas rindu di waktu petang, itupun tidak lebih dari setengah jam. "Dok," seru seseorang dari balik pintu. Feyra terhenyak dari lamunan panjangnya. Lamat-lamat, dia mendengar suara yang sudah cukup familiar di telinganya. "Dokter Feyra." Mendengar panggilan yang ke sekian, akhirnya Feyra bangkit dari ranjang. Dia yakin seratus persen bahwa tamunya kali ini adalah si wanita penghuni infirmary. "Yes, Snow," sahut Feyra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN