Setelah tragedi di rumah sakit waktu itu, Sky selalu menghindari kontak apapun dari Biru. Ya, sejak ia diantar pulang dengan pakaian basah kuyup, mereka bertukar nomor telepon, saling add friends, dan follow i********: masing-masing. “We’re friend now.” Begitu kata Biru setelah memaksa Sky menyebutkan nomor telepon dan username sosial medianya. Bisa dibilang keduanya cepat akrab karena sifat mereka yang hampir serupa. Di setiap percakapan, mereka selalu menemukan sesuatu yang membuat mereka sama-sama terperangah. “Gue kalau emang nggak urgent bisa jadi procastinate yang gue sendiri nggak tahu bakal dilakuin kapan.” Sky menuangkan beberapa sendok saos sambal ke dalam mangkuk baksonya. “Lo paling lama nunda berapa lama?” Biru mengaduk es teh manis di depannya. Secara kebetulan, mereka b

