bc

Suami Satu Miliar

book_age18+
338
IKUTI
3.8K
BACA
HE
friends to lovers
drama
bxg
brilliant
actor
waitress
like
intro-logo
Uraian

Kaivan Malik seorang bartender diminta untuk menikahi Kyra Gandana anak seorang pengusaha kaya yang dia sebut-sebut memiliki gangguan jiwa. Zaina Ruqaya ibu tiri dari Kyra mengira Kaivan seorang gigolo hingga menawarkan uang 1 miliar asalkan kaivan mau menikahi anak tirinya, demi warisan yang di wasiatkan oleh mendiang suaminya yang sudah meninggal.

Kaivan yang sedang butuh uang untuk membayar hutang yang di tinggalkan sang ayah dan demi biaya hidup dengan sang nenek menerima tawaran tersebut. Namun, setelah menikahi Kyra satu persatu rahasia keluarga Gandana terkuak di depan mata Kaivan, bahkan bisa mengancam nyawanya.

Kaivan ingin menyudahi pernikahan itu, tapi ternyata hatinya mulai tertawan pada sang istri. Mampukah Kaivan bertahan dan melanjutkan pernikahan?

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1. Tawaran Menikah.
"Apa? Menikahi anak gadis Anda, Nyonya?" tanya seorang pria bernama Kaivan Malik setengah tak percaya. Bagaimana tidak, tentu saja tawaran itu sangat mengejutkannya. Pria yang berprofesi sebagai bartender di sebuah club itu memang sering kali mendapatkan tawaran aneh-aneh dari para pengunjung wanita paruh baya yang datang karena mereka menyangka jika Kaivan adalah seorang gigolo. "Iya, menikahlah dengan anak gadisku! Aku akan membayarmu lima ratus juta dan setelah menikah dengannya, kau tidak perlu bekerja di club malam ini lagi! Nantinya, kau bukan hanya mendapatkan anak gadisku yang cantik, tapi hidupmu juga akan aku jamin asal kau bisa menjaga rahasia ini dari siapa pun dan kau juga tidak boleh ikut campur dalam kehidupan keluargaku! Bagaimana?" Kaivan masih tak habis pikir, kenapa ada seorang ibu yang ingin menikahkan anaknya dengan seorang bartender, bahkan wanita paruh baya yang ada di depannya saat ini menganggapnya sebagai seorang gigolo yang biasa dibayar untuk melayani hasrat para wanita. "Sebenarnya kenapa dia sampai menawarkan hal gila ini? Menikah dengan wanita yang bahkan tidak aku kenal, bagaimana mungkin aku melakukan itu?" batin Kaivan belum menjawab pertanyaan Zaina karena pria itu masih bingung. Mau bagaimanapun, untuk menolak penawaran itu tentu saja tidak mudah karena saat ini Kaivan memang sedang membutuhkan banyak uang demi melunasi utang-utang almarhum ayahnya. "Kenapa kau ragu untuk menjawabnya? Apa yang kau pikirkan? Lagi pula penawaran ini tidak merugikan untukmu, bukan?" Wanita paruh baya bernama Zaina yang masih tampak awet muda itu kembali bertanya. "Bukan begitu, Nyonya. Saya hanya bingung karena menurut saya ini tidak masuk akal." "Apanya yang tidak masuk akal?" Zaina menautkan kedua alisnya. Tentu saja dia merasa yakin jika tak ada satu orang pun yang akan menolak penawarannya. Menurutnya, uang 500 juta adalah jumlah yang cukup pantas dia tawarkan pada Kaivan. "Ya, penawaran itu. Bagaimana mungkin ada seorang ibu yang malah membayar seorang pria untuk menikahi anaknya, padahal seharusnya Nyonya-lah yang meminta mahar jika ada yang ingin menikahi putri Anda?" "Kau tidak perlu berpikir terlalu jauh! Sekarang kau hanya tinggal menjawab penawaranku ini?" "Saya tidak bisa langsung menjawabnya begitu saja karena menurut saya ini sangatlah aneh. Memangnya kalau boleh saya tahu, apa yang terjadi pada anak gadis Anda sampai Anda memilih membayar seorang pria yang Anda anggap gigolo untuk menikahi putri Anda? Lagi pula tidak mungkin jika orang kaya seperti Anda menawarkan hal itu jika tidak ada sesuatu yang terjadi pada putri Anda? "Kau ternyata cukup pintar, Kai. Memang anakku sedikit spesial, maka dari itu, aku mencarikan jodoh untuknya. Aku rasa kamu cocok, itu sebabnya aku memberikan penawaran uang dan juga fasilitas hidup untukmu asal kau mau menikahinya!" "Apa yang membuatnya spesial?" tanya Kaivan masih sulit mencerna perkataan Zaina. "Nama anakku Kyra, ini fotonya." Zaina menyodorkan ponsel yang memperlihatkan foto seorang gadis. Kaivan melebarkan bola matanya, gadis di foto itu terlihat cantik. Bola mata oval dengan kornea berwarna coklat, membuat kedua mata gadis itu tampak indah. Belum lagi hidung mancung dengan bibir merah jambu, semakin menambah kesempurnaan dari gadis yang memiliki rambut lurus panjang itu. "Dia cantik, bukan?" tanya Zaina, masih menatap Kaivan yang tengah merasa kagum akan kecantikan putrinya. "Ya, dia memang cantik, terus apa yang membuat anda melakukan semua ini untuknya? Bukankah dengan kecantikan sempurna yang dimiliki gadis ini bisa dengan mudah menikahi lelaki manapun yang ia mau?" Sorot mata Kaivan sedikit menajam. Menuntut jawaban karena ia semakin penasaran akan maksud penawaran Zaina. "Dia memang sangat cantik, tapi sedikit tidak waras." Kaivan terkejut. Masih tak percaya jika gadis yang dilihatnya tanpa celah itu ternyata memiliki gangguan jiwa. "Tapi kamu tidak perlu khawatir, meskipun kamu menikahi anakku, bukan berarti kamu harus merawatnya! Kamu hanya akan terikat kontrak denganku atas pernikahan itu, semua kebutuhan dan perawatannya sudah menjadi tugas pengasuhnya sejak dulu." Zaina cepat-cepat menjelaskan saat melihat ekspresi terkejut di wajah Kaivan. "Lima ratus juta untuk menikah dengan gadis tidak waras, aku rasa itu terlalu murah." Kaivan tiba-tiba menjawab. Memberanikan diri untuk bernegosiasi saat pikiran tiba-tiba teringat akan kejadian yang kemarin terjadi saat 5 orang penagih utang datang dan memporak-porandakan isi tokonya. Zaina terkekeh mendengar ucapan Kaivan. Ia menatap pria tampan bertubuh kekar itu, lalu tersenyum singkat. "Baiklah jika itu terlalu murah untukmu akan kunaikan penawarannya jadi satu miliar. Bagaimana, apa itu belum cukup? Kaivan seketika terdiam. Tentu saja sulit rasanya menolak penawaran menggiurkan itu. Penawaran yang bisa membuatnya lepas dari jeratan utang yang selama ini selalu mengusik hidupnya bersama sang nenek. Sementara itu, Zaina hanya menatap Kaivan seraya tersenyum sambil meminum kembali secangkir kecil wine yang tersedia di atas meja. "Jika kamu masih ragu, aku beri waktu untuk berpikir. Minggu depan aku akan kembali, kau harus sudah punya jawaban atas penawaran ini." "Baik, saya akan memikirkan semuanya. Dan, saya akan memberikan jawaban atas tawaran Anda secepatnya. Berikan kartu nama Anda, nanti saya akan menghubungi Anda!" Zaina pun menyodorkan secarik kartu nama yang langsung diambil oleh Kaivan. Setelah pamit pada Zaina, Kaivan keluar dari ruangan tersebut tanpa dihalangi oleh anak buah Zaina yang memang berada di ruang itu sejak tadi. "Satu miliar untuk menikahi wanita gila. Apa aku bisa menolak tawaran itu? Tapi … bagaimana bisa aku menikah dengan wanita itu?" Sepanjang jalan, Kaivan terus berpikir. Memutar otaknya sambil terus mengingat bahwa dia memang sangat membutuhkan uang saat ini. Baru juga tiba di meja bartender tempatnya bekerja, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Pria itu pun langsung mengambil benda pipih yang memang dia letakkan di bawah meja. "Nenek, ada apa nenek sampai nelepon aku?" Tanpa membuang waktu, Kaivan langsung menjawab telepon itu, "Halo, Nek. Ada apa?" "Van, kamu cepat pulang ya, Nak! Ini para penagih utang itu datang lagi dan mereka mencarimu!" Kaivan pun terkejut. Tentu saja dia merasa kaget sekaligus khawatir. Takut jika neneknya sampai disakiti oleh pria-pria penagih utang yang kadang juga sering bersikap kasar saat mendatanginya. "Baik, Nek, aku akan segera pulang. Sekarang tolong Nenek bilang sama mereka untuk menunggu aku! Ya, paling setengah jam aku sampai rumah." "Iya, Van. Kamu hati-hati di jalan!" Kaivan langsung mengakhiri sambungan telepon. Bergegas pergi setelah berpamitan pada salah satu rekan kerjanya yang lain. "Sepertinya aku memang tidak punya pilihan selain menerima tawaran itu." Langkah Kaivan tampak terburu-buru hingga dia sempat menabrak salah seorang pengunjung wanita saat hendak keluar dari club tersebut.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.1K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.0K
bc

TERNODA

read
199.2K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.4K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
67.7K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook