Kyra hanya mampu terdiam tidak mampu menjawab satupun pertanyaan yang suaminya berikan. Hingga mereka sampai di rumah baru yang akan ditempati. Kaivan langsung membuka pintu mobil, mengeluarkan barang-barang dari dalam mobil dan membawa ke rumah itu. Lelaki berwajah tampan itu diam di depan pintu karena sang istri yang memegang kunci rumah tersebut. Hati Kyra merasa tidak nyaman melihat sikap Kaivan berubah, lelaki yang biasa perhatian kini menjadi diam dan dingin. Setelah membuka pintu rumah baru tersebut Mereka pun masuk dan membawa barang-barang. "Dimana kamar yang akan kamu tempati?" "Kamu, Kenapa kamu bukan kita?" Kyra balik bertanya. "Apa kita akan tidur satu kamar, dan dengan posisi yang seperti dulu, kamu di kasur sedangkan aku di sofa?" Kyra lagi-lagi dibuat terdiam dengan

