"Mbok, sedang bicara apa?" tanya Dewi. "Dewi, kamu bikin kaget aja." Mbok Rah terkejut dan mengusap pelan dadanya karena tak tahu Dewi ada di dekatnya. "Mbok sih bengong aja, dari tadi aku di sini tahu!" "Mbok bukan bengong, Mbok sedang memperhatikan Non Kyra dari jauh. Senang lihat Non Kyra bisa tersenyum seperti itu." "Mbok, kenapa seperti menjaga jarak sama Kyra sih?" Mbok Rah menghela nafas lalu berjalan ke dapur, duduk di kursi dekat tempat penyimpanan barang. Dewi mengikutinya, jujur sejak dulu Dewi penasaran kenapa Mbok Rah selalu memperhatikan Kyra dari jauh tapi seakan menghindari majikannya itu. "Saya dulu hampir dipecat Nyonya Zaina karena selalu membela Non Kyra, baju-baju saya sudah dikeluarkan dari kamar, saya diseret oleh security. Namun, saya memohon pada nyonya Zai

