"Nek, siapa nama ibu kandungku?" tanya Kaivan setelah melihat foto-foto yang diberikan sang nenek. "Zaina Ruqaya." Deg ... Jawaban yang diberikan Asnah membuat Kaivan dan Kyra sangat terkejut, bak di sambar petir di siang hari. "Siapa namanya?" Kaivan mengulang pertanyaan, berharap jawaban yang keluar dari mulut sang nenek berbeda dari yang tadi dia dengar, berharap bukan nama wanita itu yang di sebut Asnah. "Zaina Ruqaya," jawab Asnah untuk yang ke dua kalinya. Tubuh Kaivan melemas, dia memandang Kyra dengan berbagai perasaan berkecamuk menjadi satu. Sedih, malu, kecewa, dan benci. Ternyata wanita yang telah melahirkannya adalah penyebab luka di hati dan hidup wanita yang kini dia cintai. "Kenapa dia tidak mati saja, kenapa aku harus di dilahirkan oleh wanita seperti dia?" ucap Ka

