Berhubung sahabat—begitu pikir Krisna—bekerja sama seharusnya lebih mudah. Namun Radit Anggoro sangat profesional. Ia tidak suka hubungan persahabatan dijadikan ajang kerja sama karena embel-embel. Lelaki yang sebentar lagi menjadi papi itu ingin terjadi secara alami. Tidak ada makna terselubung tapi menguntungkan dua perusahaan sekaligus. Arti simbiosis mutualisme harus di manfaatkan sesuai makna yang sebenarnya. “Ribet ya sama lu.” Krisna misuh-misuh dan Radit tidak peduli. “Padahal prosedur menjalankannya juga sama kenapa mesti hubungan persahabatan nggak boleh di sangkut pautkan.” Itulah maksud Radit yang sebenarnya. Ia ingin ada jalinan menghargai keputusan satu sama lain. Krisna ia anggap cukup masuk ke kualifikasi—meski mengomel setelahnya. “Kalau nggak gini, besok bakal ada peru

