Semua menjadi terasa begitu mudah dalam beberapa minggu terakhir ini. Fania seperti mendapatkan kedamaian dan ketenangan yang rasanya sudah lama tidak ia rasakan dalam hidupnya. Kehidupan rumah tangganya dengan Dito belakangan ini minim pertengkaran. Benar-benar menentramkan rasanya. Dan ada lagi yang lebih baik dari itu. Fania merasa seperti sedang kasmaran, seperti masa-masa SMA-nya dulu saat pertama kali naksir kepada kakak kelas. Dito memang tidak benar-benar berubah menjadi lebih perhatian dari sebelumnya atau menjadi tidak terlalu sibuk lagi dengan urusan rumah sakit sehingga punya waktu yang lebih banyak untuk berduaan. Sikap Dito tidak banyak berubah meski Fania telah mengungkapkan perasaannya. Namun, Fania tetap mensyukuri detik demi detik yang ia habiskan berdua dengan Dito. Mes

