Semalaman Layla tidak bisa memejamkan mata karena kegelisahan yang mendera menunggu hari berganti, hari setelah 3 hari ia tidak menyambangi kampus karena skandal foto syurnya, ia belum siap dengan tatapan menghakimi teman-temannya dan kali ini tak hanya teman satu fakultasnya tetapi sejagad kampus yang akan ia hadapi. "Sarapannya dihabiskan dulu," ucap Arfan saat melihat Layla hanya memainkan makanan di hadapannya karena tak berselera. Layla menatap Arfan dengan senyum tak bersemangat. Layla memperhatikan Arfan yang tengah berjalan mendekatinya sambil merapikan rambut, seandainya mood-nya sedang baik pastilah Layla memilih di rumah saja, ia tak rela jika suaminya menjadi bahan tontonnya para gadis di kampus. Ia paham betul bagaimana isi otak para perempuan pengagum pria tampan seperti

