Bagian 24

1629 Kata

Arfan memarkirkan mobilnya di depan Coffee Resto tempat ia dan Dion janji bertemu, masih dengan perasaan gelisah ia melangkahkan kaki memasuki cafe tersebut, ia edarkan pandangannya ke seluruh sudut kafe mencari keberadaan sosok Dion. Tampak di sudut Selatan pria dengan kemaja biru terang dan kacamata berframe hitam melambaikan tangan ke arahnya. Arfan membalas lambaian tangan Dion lalu berjalan ke arah meja nomor 14 yang tepat menghadap kaca besar dengan pemandangan lalu lalang jalan raya. Dion berdiri dengan tersenyum lalu menyalami Arfan dan mempersilakan Arfan untuk duduk. Dion menyodorkan buku menu pada Arfan untuk yang memilih makanan sesuai selera sahabatnya tersebut. "Kamu mau pesan apa Dion?" Tanya Arfan sambil membaca dan menyusuri pilihan menu dalam daftar buku menu tersebut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN