Bagian 31

1646 Kata

"Mau ke mana?" Bisik Arfan saat menyadari Layla bergerak berusaha melepaskan pelukan mereka. "Sudah subuh Honey, aku mau membantu mama masak di dapur," balas Layla masih berusaha melepas pelukan Arfan yang semakin kencang di perutnya. "Sudah ada Bi Ana, kamu di sini aja temani aku." Dengan kesal Layla beralih posisi menghadap Arfan lalu membelai rahang Arfan yang kasar dengan senyuman menggoda. "Hentikan! jangan mencoba menggodaku Sayang," gumam Arfan sambil menyingkirkan jari-jari Layla yang bermain-main di wajahnya. Ia ciumi satu persatu ujung jari Layla sambil memejamkan mata. Layla tergelak saat usahanya membuahkan hasil dengan cepat Layla beranjak dari atas ranjang lalu berlari masuk ke dalam kamar mandi. "Awas ya, kubalas nanti," gumam Arfan setelah pintu kamar mandi tertut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN