Diki yang sedang mencari sampah di lingkungan sekolah, ia melihat banyak sekali sampah yang belum dibersihkan. Saat Diki membersihkan sampah itu, ia pun dihampiri oleh Sarah. "Diki." Ucap Sarah yang membuat Diki kaget. "Aku kaget." Ucap Diki yang langsung melihat wajah sarah. "Sedang apa?" tanya Sarah. "Kau memang handal mengagetkan seseorang. Aku sedang membersihkan sampah." Ucap Diki sambil mengambil sampah. "Benarkah? Itu berarti aku membuat jantungmu berdetak kencang." Ucap Sarah. "Sarah, aku tahu kau berhak menafsirkan hal-hal apapun dengan caramu sendiri, tapi kau terlalu berlebihan dengan berpikir semaumu." Ucap Diki. "Apa itu?" tanya Diki yang melihat ada nasi di rambutnya Sarah. "Kau beli aksesoris baru?" tanya Diki sambil mendekati sarah. "Biar kulihat." Ucap Diki sambi

