"Dia dulu adalah siswa terbaik di SMPnya." Ucap Pak Asep. "Jagan?" tanya Bu Dinda yang terkejut. "Mungkin Anda salah orang. Dia murid paling rendah nilainya di Kelas Mawar." Ucap Bu Dinda yang tidak percaya. "Aku sudah melihatnya, tapi karena kau bilang dia tidak pernah melewatkan pelajaran, coba kau tanyakan kepada teman-temannya dimana dia biasanya." Ucap Pak Bambang. "Iya." Ucap Bu Dinda. Saat istirahat, Diki di belakang kelas sedang memegang lap pel. "Katakan Dinda, kenapa ada gambar wajahmu di kantor Fauzi?" ucap Diki yang bertanya sendiri. "Kenapa si b******k itu menggambarmu?" teriak Diki sambil menusuk-nusukan lap yang ia pegang kepada ember yang berisi air pembersih. "Kenapa lap ini tidak mau bersih juga." Teriak Diki yang kesal sambil mengayunkan lap pelnya hingga percika

