Rajendra tertawa, memeluk bahu gadis yang sibuk menghindar dengan wajah memerah ,” Hai, guys .....” diarahkannya langkah ke rombongan di ujung teras ,” Kenalin semua, ini Agastya ...” Agastya mengangguk ,” Ehm ... hai.” Salam dan godaan bersahutan saat Rajendra mengenalkan satu persatu anggota tim kerjanya. “ Wuiiiih ... baterainya Jendra full charged kalo gini ya ....” “ Mukanya langsung licin kayak habis disetrika, oey ...” “ Biasanya minta sarapan dianter ke kamar ... masih molor jam segini.” “ Sudah sudah .... kita sarapan disana ya.” Rajendra menarik Agastya menjauh, mengabaikan cuitan yang makin menjadi, mengajaknya ke ujung lain ruangan. “ Kok gak makan bereng mereka ?” Rajendra menarik kursi disamping Agastya ,” Masih kangen, gak mau berbagi dulu. “ tertawa melihatnya meng

