"Apa kau tak lelah?" tanya Han Wol. "Tentu aku lelah," jawab Mingyu. "Kalau begitu ... ayo tidur bersama!" seru Han Wol. Mulut Mingyu menganga. Ajakan Han Wol sukses membuat kepalanya terisi berbagai imajinasi kotor. Seakan tau apa yang dipikirkan Mingyu, Han Wol menepis. "A-ani! Bukan seperti itu yang kumaksud. Aku lelah. Kau pun lelah. Semalam aku tak bisa tidur. Jadi ... apa boleh aku numpang tidur di rumahmu? Kita bisa tidur bersama-sama untuk menghilangkan penat," jelas Han Wol. Mingyu tertawa sekilas. Sedetik kemudian ia mengangguk. Padahal ia sedang bertugas. Ia bahkan tak peduli. Yang ia pedulikan adalah ... ia mendapat kesempatan untuk bersama Min Han Wol

