Sesuai rencana, keesokan harinya mereka pergi ke rumah Ibu Maisha tinggal. Maisha juga sudah menghubungi Ayahnya untuk ikut berkumpul di rumah lamanya untuk membicarakan hal serius ini. Maisha sedang asyik bercengkrama dengan Zhafira yang tak hentinya mengoceh sejak tadi sambil memainkan jilbab Maisha. sesekali Bayi kecil itu tertawa sendiri dan tersenyum pada Aldwin dan Maisha. hal itu membuat kedua pasangan itu ikut tersenyum. Ya, pastinya ini hal yang langka bagi Maisha. melihat senyum dan tawa dari suaminya adalah hal yang sulit ia dapatkan. Tapi sekarang semenjak hadirnya Zhafira semua sedikit demi sedikit berubah. es di dalam diri Aldwin sedikit demi sedikit mulai mencair. Semoga saja ini menjadi awal yang baik untuk hubungan mereka ke depannya. Tak butuh waktu lama, merekapun s

