Aldwin berjalan dengan bimbang di dalam kamarnya. Ia mendapat pesan dari kekasihnya untuk bertemu di klub biasa mereka bertemu. Tetapi ia sudah berjanji pada Papanya untuk menjauhi tempat itu. ia sudah berusaha mengajak kekasihnya bertemu di tempat lain. Tetapi sayangnya ia tak mau. Gadis itu kekeuh untuk bertemu di klub. Ia tak mau bertemu dengannya kalau tidak di tempat itu. Akhirnya ia pun setuju, ia begitu merindukan gadisnya. Ia tak mau gadisnya merajuk padanya. ia berjanji ini kali terakhir ia datang kesana lagi. dan lain kali ia akan mengajak kekasihnya bertemu di tempat lain. Sesampainya di klub ia disambut oleh teman-temannya. Ia tak begitu menanggapinya. Ia hanya ingin bertemu dengan gadis pujaannya. Ia pun naik ke kamar yang telah disebutkan oleh kekasihnay. Ia pun menurut d

