Sudah sebulan terlewati, Maisha merasakan suaminya semakin giat memperdalam ilmu agamanya. Sekarang pun selepas magrib mereka sering mengaji bersama. Dan betapa terkejutnya Maisha mendengar merdunya suara mengaji suaminya itu. dia juga sudah fasih dalam mengaji. Shalatpun sekarang sudah rutin selalu ke masjid, kalaupun dia sedang benar-benar lelah dia shalat berjamaah dengan Maisha di rumah. Maisha merasa senang akan hal itu. beberapa kali juga Aldwin ikut kajian bersama Maisha yang kebetulan Kajian itu biasanya diadakan di hari sabtu dan minggu. Awalnya Maisha sengaja meminta Aldwin untuk mengantarkan kajian tapi lama-lama Aldwin tertarik dan ingin ikut masuk ke kajian itu. dan hal itu sekarang sudah menjadi kebiasaan bagi Aldwin karena di majelis ilmu ia tak hanya mendapat ilmu tapi juga

