“Seberat itu ya mas masalahnya sampai Mas kalap begini?” Tanya Maisha dengan hati-hati. “Iya Mai, usaha selama ini yang aku lakuin buat menaikan pendapatan perusahaan tuh sulit terus karena masalah ini aku merasa usahaku itu dihancurin secara langsung sama dia. Aku jadi gak bisa mikir jernih lagi saat itu.” Jelas Aldwin lagi pada istrinya. Maisha mendengarkan dengan seksama apa yang sedang diceritakan oleh suaminya itu. “Mas, Maisha tau caranya agar masalah mas ini terasa ringan dan mas dimudahkan dalam menghadapinya. Mas mau tau gak?” Tanya Maisha membuat Aldwin menatapnya bingung. “Gimana caranya?” tanya Aldwin penasaran. Maisha pun beranjak dari posisi tidurnya menjadi posisi duduk diatas ranjang itu dan diikuti oleh Aldwin. Lalu Maisha mengangkat kedua tangan Aldwin menjadi posis

