Zela mengusap kumis kasar Jayden yang belum di cukur."Hehe geli.." akunya saat Jayden terus mencuri kecupan di pipi dan lehernya. "Mau main?" tanya Jayden seraya mengusap pinggang Zela yang di peluknya. Keduanya tengah bersantai di kursi ruang tengah, mengabaikan televisi yang menyala di depannya. "Kemana? Zela males sebenernya, ada tugas yang belum.." akunya lesu. Jayden mengangkat Zela, membawanya untuk rebahan dengan Zela di atasnya. Jayden mengusap punggung Zela. "Perlu di bantu?" Jayden mengecup pipi Zela sekilas. "Engga, Zela tahu kalau tugas Jayden lebih banyak, Jayden seriusan magang di kantor ayah?" Zela memainkan jakun Jayden dengan mengusapnya. "Hm, biar semakin bisa manjain kamu.." di kecupnya bibir Zela. Zela mengulum senyum seraya membenamkan wajahnya."Mau boneka yang

