Angela terduduk diatas kasur dengan tangan terkepal. Padahal dia sudah berusaha sejauh ini, bahkan dia mematikan hati hanya untuk mendapat posisi ini. Angela pun membuang Zela demi uang yang tujuannya untuk membalas Wandi. Angela tidak ingin dipandang remeh, dia bisa mendapatkan pengganti yang lebih dari Wandi. Angela bahkan menjatuhkan harga diri demi balas dendamnya itu. "Barang sudah dikemas para pelayanku, keluarlah.." suara Burhan mengalun tenang. Tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan pernikahan kontrak itu. Mark sudah tiada. "Mas, apa harus berpisah? Kontrak kita_" "Semua sudah dipersiapkan, uang dari pelanggaran kontrak pun sudah dikirim.." potong Burhan. "Apa mas engga cinta aku? Apa sedikit pun engga tertarik?" tanya Angela dengan mata basah. Dia tidak ingin jatuh misk

