Sebuah mobil dengan lampu menyorot terang memasuki jalanan kediaman Danubrata. Mobil itu melintasi halaman depan yang luas, terus menyusuri jalan masuk, hingga akhirnya berhenti di depan teras. “Thanks, Gi,” ujar Darrel, kemudian melepas seatbelt. “Sama-sama, Bos,” ujar Nugi sambil menatap Darrel khawatir. Bosnya itu kemudian segera turun dan masuk ke dalam rumah. Nugi menatap punggung Darrel yang bergerak menjauh, lalu menghela napas panjang. Tadi, saat bosnya itu menelepon dan mengatakan kalau ia mengalami kecelakaan, jantung Nugi serasa berhenti. Bagaimana tidak, Darrel baru saja keluar dari rumah sakit, masih proses pemulihan yang tidak sebentar, tapi malah mengalami kecelakaan lagi. Tapi untungnya hanya bagian depan mobil Darrel yang rusak, dan mobil yang ia tabrak pun hanya rusak

