“Siapa yang kamu bilang mau menikah?” tanya Darrel bingung. Calandra menatapnya dengan air mata yang berderai-derai mengalir dari matanya. Hal itu membuat Darrel takut sekali jika ia salah bicara. Tangis Calandra kali ini menunjukkan kalau gadis itu sangat sakit hati padanya. “Kamu. Memangnya siapa lagi? Jangan berlagak bodoh,” jawab Calandra. Aku? Darrel benar-benar kebingungan. Memangnya dia ingin menikah dengan siapa? “Aku akan kembalikan semua biaya yang sudah kamu kirimkan ke rekeningku. Mulai besok kita nggak perlu ketemu lagi.” “Apa? Kenapa tiba-tiba jadi begini?” tanya Darrel yang masih tak mengerti. Tapi Calandra langsung berbalik untuk membuka pintu rumahnya. “Aku salah apa?” tanya Darrel. Ia mendekati Calandra. Akan tetapi, Calandra tetap diam. Gadis itu langsung membuk

