“Udah merasa lebih baik?” bisik Darrel di bibir Calandra. Calandra mengangguk pelan. Ciuman lembut tadi benar-benar ampuh membuatnya berhenti menangis. Darrel pun menjauhkan bibir mereka, lalu mengusap pipi Calandra dengan ibu jarinya. “Ayo, istirahat. Kamu pasti capek seharian ini.” Darrel kemudian membantu Calandra berdiri. Akan tetapi, saat Darrel hendak beranjak semakin ke dalam untuk mencari kamar Calandra, gadis itu malah melangkahkan kakinya ke arah berlawanan. “Mau ke mana?” tanya Darrel bingung. “Mau antar kamu ke depan,” jawab Calandra. “Antar aku?” ulang Darrel. “Siapa bilang aku mau pulang?” Dahi Calandra berkerut bingung. Ditatapnya pria itu dengan tidak mengerti. Sambil tersenyum, Darrel meraih tangan Calandra dan menggenggamnya. “Aku tidur di sini ya.” Calandra lan

