“Gi, tas berisi kotak bekal yang ada di depan pintu ruangan gue tadi masih ada atau sudah dibuang sama cleaning service?” Darrel menelepon asistennya untuk menanyakan bekal yang disiapkan Calandra tadi siang. Ucapan Bi Yem tadi terus terngiang di benaknya sepanjang ia memandangi wajah Calandra yang sudah tertidur. Apa Den Darrel marah karena nggak suka dengan bekal makanan yang tadi pagi disiapkan Non Cala? Padahal Non Cala udah bangun sejak jam tiga subuh buat siapin itu semua lho, Den. Kopi yang Den Darrel minum tadi pagi juga buatan Non Cala. Bukan Bibi yang bikin lho. “Gue minta sekuriti buat periksa dulu ya, Bos,” sahut Nugi. “Oke. Kalau masih ada, minta mereka kirim ke rumah gue sekarang ya.” “Oke, siap,” sahut Nugi. “Thanks,” ujar Darrel lalu memutus sambungan telepon mereka.

