Bab 50 - Jujur

1570 Kata

“Jadi apa yang akan kamu lakukan?” tanya Agustian. Pria paruh baya itu menatap Darrel dengan tajam setelah mendengar cerita putranya.             “Aku akan mencarinya sampai ketemu,” jawab Darrel. Melihat kondisi ayahnya yang sudah sebaik ini sekarang, rasanya tidak ada lagi yang harus ia sembunyikan. Karena itulah akhirnya Darrel memutuskan untuk menceritakan semuanya tanpa ada satu pun lagi yang ia tutupi.             “Bagus. Kalau sampai kamu ngasih jawaban lain, Papa akan tendang kamu dari sini.”             Darrel menatap ayahnya, lalu mengangguk. Agustian masih sangat baik hanya mengancam untuk menendangnya saat ini. Padahal Darrel sejak tadi sudah sangat ingin memukuli dirinya sendiri sampai babak belur. Ia benci pada dirinya sendiri yang sudah membuat Calandra menderita sejak du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN