Chapter 16

1005 Kata

BAB 17 POV REZA, CINTA KEDUA Sepertinya bukan Caca dan Oma saja yang dibuat terlena sekarang, diri ini pun mulai mabuk dengan pesona akhlaknya. --------- Ada yang menghangat di d**a melihat kedekatan Caca dengan wanita berpakain longgar itu. Meski banyak waktu yang telah terbuang sia-sia tanpa bersama putri kecilku, aku tahu dia tidak gampang dekat dengan seseorang, kecuali Oma. Sekarang? Mereka seperti anak dan ibu kandung saja. Tak memungkiri, di sudut hati, ada harap merayap, andai itu adalah Amrita. Ah, kenapa mesti mengingat dia lagi. "Gimana dengan Zahrah, Reza?" Di sela sarapan, Oma menyebut lagi, lagi, dan lagi nama salah satu wanita untuk kunikahi. "Itu, loh. Guru ngaji Caca, yang dipanggilnya bunda," lanjut beliau saat aku menautkan alis. Oh, jadi namanya Zahrah? Cantik s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN