27 :: Membuka Cerita Lama

1771 Kata

Rizkan memandang dirinya di depan cermin kamar pas yang ada di butik milik teman ibunya. Matanya tak lepas dari sesosok pria yang terlihat tampan dengan tuksedo. Namun, raut wajahnya tampak meragu dengan semua yang melekat pada tubuhnya dan pernikahan yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Setelah mendengar penuturan Kaivan sekitar satu bulan yang lalu dan melihat secara langsung bagaimana interaksi antara Geulis dan kakak tirinya itu, dirinya menjadi ragu. Bahkan, ia merasa bahwa semua ini memang terlalu cepat baginya sebab ada banyak hal tentang Geulis yang belum ia ketahui. Menghela napas panjang, Rizkan memutuskan untuk mengganti pakaian tersebut dengan pakaian yang ia pakai sebelumnya setelah merasa bahwa tuksedo tersebut sudah pas dengan tubuhnya sehingga tak ada yang perlu dibenahi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN