28 :: Telah Berakhir

1358 Kata

"Tolong bilangin sama Papa kalo aku pulang sekarang," ucap Kaivan seraya menggeret kopernya dan membawa benda tersebut ke dalam taksi yang akan mengantarkannya ke bandara. Geulis tak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia hanya berdiri di samping pagar rumahnya yang terbuka dengan kedua tangan yang terlipat di depan d**a. Ya, Kaivan akan kembali ke Jepang malam ini juga. Entah apa alasannya. Yang jelas, ia merasa begitu senang jika pria itu pergi dari hidupnya. Setidaknya kepergian kakak tirinya itu akan berdampak baik pada hubungannya dengan Rizkan yang sempat renggang karenanya. Dengan adanya Kaivan di sini, ia selalu dilingkupi rasa waswas kalau saja pria itu mengungkap kejadian dua tahun yang lalu kepada Rizkan. Walaupun suatu saat ia akan tetap membocorkan hal itu, tetapi ia ingin cerit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN