Cukup klise jika dalam situasi menegangkan seperti ini harus ketinggalan dompet di dalam kelas. Tapi sayangnya, Clarisa melakukan hal itu. Bukan dompet yang tertinggal melainkan sebelah sepatunya, bodoh, 'kan? Hmm, nyatanya Clarisa memang sebodoh itu. Pulang sekolah disambut dengan kericuhan, Clarisa kurang tau apa penyebabnya. Tapi yang pasti sekumpulan murid dari sekolah lain tiba-tiba datang dan membuat kekacauan, anak murid Kencana untungnya sempat diloloskan dan mereka dipulangkan ke rumah masing-masing. Dan tertinggallah Clarisa seorang diri di sini. Dia ragu memilih pulang atau tetap bertahan di sekolah, perutnya lapar dan otomatis ia memilih opsi pertama. Gadis itu berjalan mengendap-endap, masuk ke dalam mobil lalu menjalankannya ke luar. Awalnya sih aman-aman saja meski panda

