Perpisahan

2459 Kata

"Terlalu banyak yang harus diperjuangkan sampai gue lupa caranya untuk bertahan." °°° "Ayah baik-baik aja." Garis bibirnya melurus, Nathan tersenyum hangat diantara rasa sakit yang masih menyerang pertahanan tubuhnya. Pria itu mengedarkan tatapannya, ada Luna, Maya, Syela dan satu orang asing, Leo. Oh, no! Bukan orang asing lagi, tapi pemuda itu sudah pernah bertemu dengan dirinya. Jadi, Nathan sudah mengenalnya. Di sini tak ada orang asing. "Masih sakit, Yah?" tanya Clarisa meringis nyilu. Ia tak pernah melihat luka setitik pun di tubuh Nathan, sekarang? Sekujur tubuh ayahnya dipenuhi dengan luka dan itu membuatnya tak tahan. Clarisa terbiasa terluka tapi ia tak biasa melihat luka di tubuh orang lain. Makanya saat ada yang terluka, gadis itu malah mengobati luka orang tersebut te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN